Hai gais, kali ini saya akan menjelaskan tentang terminologi dari beberapa makanan dan minuman yang disajikan saat Rapat Koordinasi PTNP di Politeknik Pariwisata Makassar 16-17 Maret 2022.
1. Sayur Tuttu'
Sayur tuttu merupakan makanan khas dari Makassar, Sulawesi Selatan. Kuliner ini terbuat dari daun singkong yang ditumbuk dan dimasak bersama santan serta campuran bumbu-bumbu. Sayur tuttu memiliki cita rasa yang gurih dan pedas, kalian bisa atur sendiri tingkat kepedasannya. Kuliner ini sangat cocok disajikan dengan nasi hangat.Sayur tuttu sendiri merupakan sayur daun singkong yang dicampur dengan kelapa parut yang gurih. Sayur ini bisa diolah menjadi dua versi, yaitu berkuah atau kering.
2. Es Teler Makassar
Es Teler khas Makassar berisi lengkap ada cincau, kelapa muda, nangka, alpukat, irisan pepaya setengah matang (atau matang juga bisa), kemudian disiram gula aren. Jadi setelah disiram gula aren, lantas oleh peraciknya akan ditaburi kacang disko khas Makassar, asli buatan sendiri, dan diakhiri baluran tipis kental manis putih. Kacang disko dengan rasa rempah dan original memberi perbedaan di sini. Rasanya yang gurih, sedikit manis dan renyah mengubah suasana Es Teler di lidah masing-masing penikmatnya. Dan aslinya, selain menjadi camilan teman keseharian warga Makassar, Sulawesi Selatan, kacang disko juga menjadi sajian khas Idul Fitri, Natal, dan Tahun Baru.3. Jalangkote
Jalangkote adalah camilan khas Sulawesi. Bentuk dari camilan ini mirip sekali dengan kue pastel, dengan bentuk seperti bulan separuh dengan ukiran khas di sepanjang sisinya. Sementara untuk isinya, tak jauh berbeda dari pastel hanya saja lebih beragam dan punya rasa rempah yang kuat. Jalangkote menggunakan rempah berupa pala dan jintan yang tidak ada dalam campuran rempah isian pastel. Jalangkote punya isian yang beragam sesuai dengan daerahnya. Tiap daerah di Sulawesi akan memiliki varian isi jalangkote yang berbeda. Jalangkote merupakan hidangan khas Sulawesi yang sudah ada sejak zaman dahulu. Kita bisa menemukan jalangkote di hampir semua daerah di Sulawesi. Walaupun setiap daerah punya varian isi yang berbeda, satu yang serupa adalah jalangkote harus disajikan bersama saus cabai yang khas.4. Sarabba
Sarabba adalah minuman khas Suku Bugis, Makassar, Sulawesi Selatan. Minuman berwarna kecokelatan ini merupakan hasil campuran beberapa bahan alami. Di dalamnya terdapat jahe, gula aren, santan, merica bubuk, dan kuning telur. Rempah seperti cengkeh dan kayu manis juga biasanya ditambahkan untuk memperkaya cita rasa. Ada yang bilang rasa sarabba mirip wedang jahe ala Jawa karena rasa hangat dan sedikit pedas. Bedanya, minuman ini lebih kental karena santan dan gula aren. Kombinasi rempah dan jahe di dalam secangkir Sarabba membuatnya kerap dijadikan penawar saat badan kurang bugar. Pilek, masuk angin, perut kembung, dapat diusir dengan minuman ini. Sarabba juga dapat membantu melancarkan peredaran darah. Bahkan Cita rasa bisa menghangatkan di tenggorokan.5. Sanggara Balanda
Sanggara Balanda ini merupakan makanan khas Bugis-Makassar yang sudah dikonsumsi sejak zaman jajahan Belanda. Dalam bahasa Bugis, Sanggara berarti pisang goreng, sementara Balanda berasal dari nama negara Belanda. Konon Sanggara Balanda dulunya dibuat pada zaman penjajahan Belanda di Sulawesi Selatan. Terbuat dari pisang raja masak pohon. Digoreng lalu disayat dan diisi adonan kacang karamel dan ditaburi keju serta disiram saus vla.
6. Es Pallu Butung

Merupakan salah satu kudapan asal Sulawesi Selatan. Rasanya yang lembut dan manis berpadu dalam satu mangkuk. Sekilas, tampilan dari pallu butung mirip dengan es pisang ijo dengan saus mirip bubur sumsum dan siraman sirop merah. Hanya saja, pallu butung tidak dibalut dengan adonan kulit pisang berwarna ijo.
Bahan utamanya adalah pisang raja, santan, tepung beras, gula pasir, garam, vanili.
7. Konro Bakar Makassar
Konro sendiri bisa diartikan sebagai sapi. Isinya bukan daging sapi, melainkan tulang iga. Mau dibakar atau direbus biasa di dalam kuah sup, tulang iga ini tetap enak disantap.Kuah sop konro Makassar menggunakan banyak rempah-rempah seperti bawang, ketumbar, kemiri dan merica, cengkeh, dan kayu manis sehingga rasa dan aromanya begitu kuat. Bukan cuma cita rasanya yang menggoda, variannya pun menarik untuk dicicipi. Adapun iga (konro) biasanya dimasak langsung dan dihidangkan dalam kuah sop, namun dapat juga divariasikan dengan iga (konro) bakar yang disajikan terpisah dari kuah sop yang kini dikenal dengan nama sop konro bakar. Konro bakar Makassar merupakan kuliner khas suku Bugis-Makassar. Kuliner ini biasanya disajikan saat acara adat perkawinan atau perayaan adat. Kini, konro tidak hanya dinikmati ketika acara penting, melainkan telah menjadi makanan favorit masyarakat Sulawesi Selatan. Konro bakar terbuat dari iga sapi.
8. Es Cendol
.jpg)
Es cendol adalah penganan yang dibuat dari tepung beras dan sebagainya yang dibentuk dengan penyaring, kemudian dicampur dengan air gula dan santan. Cendol merupakan minuman penutup es manis yang mengandung tetesan tepung beras hijau, santan, dan sirup gula aren. Cendol sebagai minuman tradisional khas Indonesia ini dulunya terbuat dari tepung hunkwe, tetapi kini cendol terbuat dari tepung beras, disajikan dengan es parut serta gula merah cair dan santan. Minuman ini memiliki rasa yang manis dan gurih. Pada saat membuat cendol, tepung beras diolah dengan diberi pewarna hijau dan dicetak melalui alat khusus, sehingga berbentuk buliran. Pewarna yang digunakan awalnya adalah pewarna alami dari daun pandan, tetapi saat ini telah digunakan pewarna makanan buatan. Es cendol merambah hingga ke penang Malaysia, cendol dibuat dengan cara mengayak kukusan tepung beras yang diwarnai dengan daun suji sehingga diperoleh bentuk bulat lonjong yang lancip di ujungnya. Minuman ini biasanya disajikan sebagai pencuci mulut atau sebagai makanan selingan. Minuman ini sesuai disajikan disiang hari pada saat hari panas.
9. Acar
Acar adalah jenis awetan makanan yang pada prosesnya menggunakan cuka dan air garam untuk membuat cita rasa segar. Biasanya yang dibuat acar adalah timun, cabai, bawang, tomat, dan sebagainya, sebagian lagi menambahkan wortel. Acar umumnya disajikan sebagai hidangan pelengkap dan juga bisa disajikan sebagai salad. Berbagai daerah di dunia memiliki jenis varian acar sendiri. 10. Sokko'
Songkolo atau Sokko’ adalah makanan khas Makassar. Uniknya, makanan ini terdiri atas dua jenis yang berbeda yaitu Sokko Bagadang dan Sokko Bolong. Keduanya memakai ketan yang tak sama, yaitu ketan putih dan ketan hitam. Akan tetapi, sajiannya tetap sama dengan memakai ikan kuah santan yang sangat nikmat. Cita rasa makanan ini menonjolkan rasa pedas dari lauk pauk ikan tersebut. Biasanya, masyarakat Bugis memakai ikan duo atau penja palu yang memiliki dapat menyebabkan kuahnya terasa gurih. Tak hanya mengandalkan cita rasa ikan, Sokko Bolong juga memakai kelapa parut sebagai taburannya agar setiap cita rasanya semakin kaya dalam tiap suapan.
^^
Ningsih Kartika Tolampi
instagram : @ningsihkartika__
Tidak ada komentar:
Posting Komentar